Tips Hadapi Bencana Gempa Bumi dengan 3T

  • Mar 25, 2024
  • by SELAMET ANGGUNIAWAN

Gempa bumi merupakan fenomena guncangan yang terjadi pada permukaan bumi. Sebagai warga yang baik, kita tetap harus waspada dan siap siaga menghadapi bencana yang mungkin bisa terjadi kapan pun.

Melansir dari akun Instagram @kominfojatim, ada beberapa hal yang harus dilakukan saat prabencana (sebelum terjadi bencana) dengan Tanggap, Tangkas, Tangguh (3T), rinciannya yaitu:

  1. Menyiapkan rencana penyelamatan diri.
  2. Melakukan latihan menghadapi reruntuhan, seperti merunduk, melindungi kepala, hingga bersembunyi di bawah meja.
  3. Menyiapkan alat pemadam kebakaran, keselamatan standar, dan persediaan obat-obatan.
  4. Membangun konstruksi rumah tahan guncangan gempa bumi dan merenovasi bagian bangunan yang sudah rentan.
  5. Memperhatikan daerah rawan gempa bumi dan aturan pemerintah.

Apabila saat terjadi bencana berada di dalam bangunan, seperti rumah, sekolah, atau bangunan bertingkat, maka:

  1. Jangan gunakan lift dan pilih tangga darurat. Tekan semua tombol lift atau hubungi pengelola jika terjebak.
  2. Ikuti instruksi evakuasi dari petugas keamanan.
  3. Berlindung di bawah meja, gunakan bantal atau helm untuk melindungi kepala. Bila sudah terasa aman, segera lari ke luar.
  4. Matikan kompor dan semua peralatan yang menggunakan listrik untuk mencegah kebakaran.
  5. Hindari pecahan kaca atau material lain. Jangan berdiri dekat tiang, pohon, sumber listrik, atau gedung-gedung yang mungkin roboh.

Apabila saat terjadi bencana berada di dalam mobil, maka:

  1. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil di kiri bahu jalan dan berhentilah.
  2. Ikuti instruksi dari petugas berwenang dengan memperhatikan lingkungan sekitar atau melalui alat komunikasi lainnya seperti radio atau gawai.
  3. Apabila mendengar peringatan dini tsunami, segera lakukan evakuasi menuju ke tempat tinggi, seperti bukit dan bangunan tinggi.

Selanjutnya, saat pascabencana (setelah terjadi bencana) juga harus melakukan beberapa hal yaitu:

  1. Tetap waspada terhadap gempa bumi susulan.
  2. Ketika berada di dalam bangunan, evakuasi diri setelah gempa bumi berhenti. Perhatikan reruntuhan maupun benda-benda yang membahayakan pada saat evakuasi.
  3. Jika berada di dalam rumah, tetap berada di bawah meja yang kuat.
  4. Periksa keadaan api dan potensi terjadinya bencana kebakaran.
  5. Berdirilah di tempat-tempat terbuka jauh dari gedung dan instalasi listrik dan air. Apabila di luar bangunan dengan tebing sekeliling, hindari daerah yang rawan longsor.
  6. Jika di dalam mobil, berhentilah. Tetapi tetap berada di dalam mobil. Hindari berhenti di bawah atau di atas jembatan atau rambu-rambu lalu lintas.

Termasuk hal yang penting ialah menyiapkan tas siaga yang berisi:

  1. Handphone (HP) untuk memberi informasi dan cari bantuan.
  2. Air minum untuk kebutuhan minimal tiga hari.
  3. Senter sebagai alat bantu penerangan, jangan lupa baterai tambahan.
  4. Pakaian dipakai pascabencana.
  5. Kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) yang isinya obat-obatan.
  6. Uang cash (tunai) untuk keperluan darurat atau bekal tiga hari.
  7. Masker untuk menyaring udara kotor atau tercemar.
  8. Makanan tahan lama untuk asupan pascabencana.
  9. Radio portabel dipakai pascabencana.